PERSIAPAN MENYAMBUT DIRI BULAN RAMADHAN 001
Assalamu‘alaikumWarahmatullahiWabarakatuh
Pembaca bulletin Ar-Riyadhoh Yang setia.. Semoga kita tetap
Dalam lindungan Allah subhanahu wa ta’ala. Aamiin.
Persiapkan Diri Menyambut Ramadhan
Segala puji bagi Allah,
Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi
kita Muhammad sallallahu alaihi wa sallam, keluarga, para sahabat, dan
orang-orang yang mengikuti beliau hingga akhir zaman.
Alhamdulillah, kembali
kita bersyukur kepada Allah subhanahu wa ta’ala pada saat ini kita telah
menapaki hari-hari bulan sya’ban. Ramadhan telah tiba di hadapan, padahal
seolah belum lama kita meninggalkan bulan mulia itu dengan suka cita hari raya.
Maka benarlah apa yang diisyaratkan Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa sallam
dalam haditsnya :
“Ada
dua nikmat yang kebanyakan manusia lalai daripadanya : kesehatan dan kesempatan
(waktu luang)” (HR Bukhori). Karena itulah, mari kita
segera berbenah diri sejak dini, menata hati dan langkah menyambut ramadhan, di
mulai dari bulan Sya’ban ini.
Rasulullah
Sallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat sejak awal telah menjadikan bulan
sya’ban sebagai bulan persiapan menyambut Ramadhan dengan memperbanyak puasa
sunnah. Secara khusus disebutkan dalam hadits tentang keutamaan bulan sya’ban :
Dari
Usamah bin Zaid, ia bertanya pada Rasulullah SAW : “Wahai Rasulullah, aku belum
pernah melihatmu berpuasa pada sebuah bulan yang lebih banyak dari puasamu di
bulan sya’ban ? “. Maka Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab : “(Sya’ban) itu adalah bulan antara Rojab dan
Ramadhan yang kebanyakan manusia melalaikannya. Sya’ban adalah bulan dimana
amalan-amalan diangkat menuju sisi Tuhan Semesta Alam, karenanya aku suka
ketika amal-amalku diangkat, sementara aku dalam keadaaan berpuasa “ (HR Nasa’i)
Dalam
menghadapi sesuatu, dibutuhkan suatu persiapan agar kiranya dalam menghadapinya
kita diberikan kemudahan. Begitu pula dalam menyambut bulan ramadhan,
Begitu pula dalam menyambut bulan ramadhan. Ibaratnya
kedatangan tamu mulia, maka tuan rumah yang baik tentu akan mempersiapkan
sambutan yang terbaik. Kita semua kaum muslimin adalah tuan rumah yang akan
mempersiapkan kedatangan Ramadhan, mulai dari bulan Sya’ban ini. Adapun
serangkaian persiapan di bulan Sya’ban yang bisa kita lakukan antara lain :
Menyediakan Waktu Untuk Muhasabah Diri.
Hendaklah setiap muslim yang akan menyambut Ramadhan
mulai menghitung-hitung amal dan dosa yang telah ia lakukan selama setahun ini.
Menghitung-hitung diri saat menjelang datangnya
Ramadhan menjadi sangat penting, sehingga setiap muslim akan mempunyai niat
yang lebih kuat lagi dan berupaya pada Ramadhan kali ini hanyalah untuk
mendapat segala rahmat serta ampunan Allah Subhanahu wa ta’ala.
Allah Subhanahu wa ta’ala menegaskan di dalam
firmannya : “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah
kepada Allah dan hendaklah setiap jiwa melihat kepada dirinya apa yang telah ia
persiapkan untuk hari esoknya, dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah
maha mengetahui apa yang kalian kerjakan. Dan janganlah kalian menjadi seperti
orang-orang yang melupakan Allah, sehingga Allah melupakan diri mereka,
merekalah orang-orang yang fasik." (Al-Hasyr : 18-19)
Memperbanyak Istighfar Dan Taubat.
Setiap anak adam pasti pernah salah dalam
kehidupannya. Iman yang selalu naik dan turun, perjalanan hidup yang banyak
godaan pasti akan membuat anak adam pernah terpeleset sehingga terkotori oleh
dosa, dan kotoran itu perlu dibersihkan. Maka istighfar dan taubat adalah
pembersihnya.
Abu Musa radhiallahu’anhu meriwayatkan dari
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam : “Sesungguhnya Allah membentangkan
tangan-Nya pada malam hari agar bertaubat orang yang berbuat jahat di siang
hari dan Dia membentangkan tangan-Nya pada siang hari agar bertaubat orang yang
berbuat jahat di malam hari, sehingga matahari terbit dari barat
(Kiamat).” (HR. Muslim).
Melatih Diri Dan Anak-Anak Dengan Ibadah Ramadhan Di Bulan Sya'ban.
Seperti melatih berpuasa,
membaca Al-Qur'an, qiyamul lail, sedekah. dan lain sebagainya. Dari Aisyah ra,
ia berkata : "Tidaklah saya melihat
Rasulullah menyempurnakan satu bulan puasa kecuali Ramadhan, dan tidaklah saya
melihat Rasulullah yang paling banyak puasanya kecuali di bulan Sya’ban."
(HR. Bukhari)
Memperbaiki Hubungan Dengan
Saudara Dan Keluarga.
Allah SWT berfirman : "Bertaqwalah kepada Allah dan perbaikilah hubungan diantara
kalian”. Memperbaiki
kembali hubungan dalam keluarga menyambut Ramadhan akan semakin menambah
keharmonisan dalam keluarga ketika menjalankan ibadah puasa, karena hati yang
bersih akan semakin suci. Maka menjelang Ramadahan saatnya untuk saling meminta
maaf dan memaafkan.
Menjalin Silaturrahim Dengan Tetangga.
Mendekati bulan yang penuh
berkah hendaklah juga mulai menjalin kembali silaturrahim dengan teman-teman
dan para tetangga, sehingga ketika kita mulai menjalin hubungan dengan Allah,
hubungan dengan sesama telah menjadi baik. Dengan demikian kenyamanan jiwa akan
benar-benar dirasakan ketika berpuasa.
Persiapan Keimanan Dan Kejiwaan
Dengan Berdoa &Memperbanyak Ibadah
Perintah puasa sejatinya
ditujukan kepada orang-orang beriman. Di dalam surat al-Baqarah ayat 183 begitu
jelas keimanan kita disentuh dengan panggilan kesayangan: “wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan
atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu
bertaqwa”.
Karenanya langkah awal
persiapan di bulan Sya’ban ini adalah mengkondisikan keimanan kita, agar
benar-benar layak dan siap untuk mengisi bulan mulia tersebut.
Persiapan keimanan dan
pengkondisian jiwa juga dilakukan oleh Rasulullah Sallallahu alaihi wa sallam,
bahkan sejak awal bulan Rajab.
Dalam riwayat dari Anas bin
Malik ra disebutkan : Bahwasanya Rasulullah Sallallahu alaihi wa sallam ketika memasuki
bulan Rajab berdoa : “Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan
Sya’ban, serta sampaikanlah (usia) kami pada bulan Ramadhan “ (HR Ahmad).
Dengan berdoa dan
memperbanyak ibadah, maka kondisi keimanan kita akan terjaga hingga Ramadhan
menjelang. Begitu pula secara konsentrasi, pikiran dan jiwa kita akan fokus
dalam menyambut tamu mulia itu.
Memperbanyak Puasa dan Membayar Hutang Puasa
Selain persiapan keimanan, kita juga bisa melakukan
persiapan Ramadhan secara lebih fokus yaitu dengan memperbanyak puasa sunnah di
bulan Sya’ban. Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberikan contoh
begitu jelas pada kita sebagaimana disebutkan dalam hadits terdahulu betapa
beliau lebih mengintensifkan puasa sunnah di bulan Sya’ban. Bagi kita ini
persiapan semacam ini tentu menjadi sangat penting, khususnya banyak dari kita
yang melewati satu tahun dengan penuh kesibukan hingga jarang melakukan puasa
sunnah dan tidak sempat membayar puasa yang lalu.
Persiapan Ilmu
Bulan Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan yang di
dalamnya kita dianjurkan memperbanyak kebaikan. Banyak juga amalan-amalan lain
di luar puasa yang semestinya kita lakukan di bulan Ramadhan, seperti :
sedekah, memberi buka, tilawah dan tentu saja shalat tarawih. Anggapan Ramadhan
sekedar bulan puasa hanya akan mengecilkan semangat kita dalam memperbanyak
kebaikan di bulan mulia tersebut. Karenanya kita membutuhkan persiapan keilmuan
sejak dini tentang bulan Ramadhan, agar saat bulan mulia itu menjelang, kita
benar-benar tahu dan yakin tentang apa yang harus kita lakukan dalam
mengisinya.
Bulan Sya’ban ini adalah
waktu yang tepat kita mempersiapkan keilmuan kita untuk mengoptimalkan pahala
Ramadhan. Agar kita bisa mengisinya dengan optimal, dan berusaha menjalankan
puasa dengan sempurna. Rasulullah SAW telah mengingatkan tentang puasa yang
sia-sia. Dari riwayat Abu Hurairah ra beliau bersabda: “Betapa
banyak orang berpuasa tapi tidak ada baginya pahala puasa kecuali lapar saja, dan
betapa banyak orang sholat malam (tarawih), tapi tidak ada baginya pahala
kecuali (kelelahan) begadang saja” (HR An-Nasa’i).
Akhirnya, marilah kita mengajak keluarga kita,
saudara dan juga sahabat untuk bersama-sama menjadikan bulan Sya’ban ini sebagai
bulan persiapan. Dari mulai persiapan keimanan hingga keilmuan, kita wujudkan
satu demi satu pada hari-hari kita, pada lingkungan kita. Semoga Allah SWT
memberikan kemudahan dan keberkahan. Wallahu a’lam…
Pelindung/penasehat:Drs. H. Arifuddin Usman M. Kes.
Pembina: Dr. H. Muhammadong S.Ag.,M.Ag dan
Dr. H. Amri
Rahman Lc M.Pd.I
Penanggung
jawab: Ketua Umum Study Club Ar-Riyadhoh BEM FIK UNM dan Ketua Depertemen Informasi Dan Komunikasi.
Penulis: Salman Alfarisi
(untuk kritik dan sarannya bisa melalui
No.Hp 082345291522)
0 Response to "PERSIAPAN MENYAMBUT DIRI BULAN RAMADHAN 001"
Posting Komentar